Padang Panjang— Kamis (14/11/24), SMA N 3 Padang Panjang dapatkan kunjungan dari Damkar, Satpol PP, dan PLN guna mensosialisasikan penanggulangan bencana, tata tertib berlalu lintas, dan bahaya penggunaan listrik khususnya bagi siswa siswi di SMA N 3 Padang Panjang.
Acara yang diikuti oleh seluruh siswa siswi kelas X SMA N 3 Padang Panjang, didampingi oleh kepala sekolah beserta wakil kesiswaan. Kepala SMA N 3 Padang Panjang, Febriace, S.Pd, Kons,. M.Pd., membuka secara resmi kegiatan ini di Lapangan Voli SMA N 3 Padang Panjang. Semua siswa mengikutinya dengan antusias dan bersemangat.
“Kegiatan ini merupakan program sekolah untuk kelas X tahun ajaran 2024-2025. Tujuannya agar siswa siswi SMA N 3 Padang Panjang lebih meningkatkan kewaspadaan baik dari diri sendiri maupun masyarakat”, ujar Bu Ria.
Sekre Satpol PP Damkar, Bapak Ir. Zulheri, M. M., membuka sekaligus menyampaikan bahwa sosialisasi ini ditargetkan untuk 10 sekolah saja. SMA N 3 Padang Panjang termasuk sekolah yang beruntung. Bapak Zulheri berharap kegiatan ini diikuti siswa dengan baik.
Kegiatan selanjutnya yang dipandu oleh anggota PLN yakni Bapak Hari, menjelaskan tentang sejarah aliran listrik hingga ke masyarakat. Tak lupa, mengingatkan siswa bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memberitahu siswa tentang bahaya listrik, manfaat listrik, dan mencegah kejadian yang ditimbulkan oleh bahaya listrik.
Tak ketinggalan, materi penting selanjutnya yang disampaikan oleh Bapak Idris dari Satpol PP tentang tugas satpol PP dan tertib pelajar. Terlepas dari itu, siswa SMA N 3 Padang Panjang juga diajak untuk tidak mendekati narkotika dan obat-obatan terlarang.
Adapun kegiatan inti yang dipandu oleh Kabid Damkar, Bapak Jhon tentang penanggulangan bencana khususnya pemadaman api melibatkan beberapa siswa dan guru untuk mempraktikkan proses pemadaman api. “Dalam keadaan darurat, api dapat dipadamkan dengan dua cara, yaitu dengan tabung racun api dan manual dengan handuk basah.” Ujar Pak Jhon dengan semangatnya.